HariNewss.com

Nasional

Hukum

Ekonomi

Viral

Video

Sunday, July 11, 2021

Jokowi Butuh Wiranto Untuk Atasi Situasi Darurat Pandemi Covid-19


 

HARINEWSS.COM - Tidak hanya itu, sosok tersebut juga dibutuhkan Jokowi untuk menghadapi ancaman krisis multideminsi akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Begitu saran yang disampaikan mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/7).

Sosok yang dimaksud Arief Poyuono adalah mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Menurutnya, saat Wiranto masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), situasi seperti saat ini tidak akan terjadi.

“Apapun dalam keadaan darurat the real  four star general Wiranto is the best .Cikeas juga bisa dikunci sama dia. Sudah teruji beliau di segala medan politik darurat, ekonomi darurat, dan situasi negara darurat,” urainya.

Wiranto, sambung Arief Poyuono merupakan sosok yang mampu dan berpengalaman dalam situasi darurat di negara ini. Kepemimpinan, strategim dan taktik mantan Ketua Umum Partai Hanura itu sudah barang tentu dibutuhkan untuk memberikan jalan keluar pemerintahan Jokowi keluar dari situasi darurat.

“Asli Wiranto itu jendral lapangan yang mumpuni untuk bisa mengendalikan situasi darurat seperti saat ini,” tegasnya.

“Jokowi harus panggil Wiranto dan meminta masukan dia untuk mengatasi situasi darurat pandemi Covid-19 yang bisa berimbas pada darurat sosial dan ekonomi nasional,” demikian Arief Poyuono. 

Sumber: Rmol.id

Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat Batal, Diganti Audiensi di Pemkot Surabaya

HARINEWSS.COM - Seruan aksi tolak PPKM darurat di Surabaya pada Senin (12/7/2021) besok batal. Aksi tersebut dialihkan ke audiensi dengan beberapa pemangku kebijakan di Pemkot Surabaya.

"Kalau aksinya nggak jadi, tapi dialihkan ke audiensi langsung ke Pemkot Surabaya. Karena memang nggak dapat izin dari polrestabes dan saya dapat peringatan dari polres. Pada muaranya kita mau aksi Senin, ingin didengar suaranya, dan pihak pemkot menyarankan memberi ruang untuk audiensi. Ya ga papa dalam ruang diskusi dan beberapa elemen ngomong ga papa," kata Achmad Dony Korlap Seruan Aksi Surabaya Menjerit, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/7/2021).

Karena tidak mendapat izin dan diberi opsi audiensi, kata Dony, pihaknya pun menyetujui. Besok akan dilakukan audiensi di Pemkot Surabaya pukul 10.00 WIB.

"Opsinya diterima audiensi. Dari kepolisian dan pemkot menghubungi, kedua belah pihak polres dan pemkot memberi tawaran gak usah aksi tapi PMAS sendiri menyuarakan untuk audiensi dengan pemangku kebijakan," kata Dony.

"Intinya aksinya tidak dibatalkan tapi diganti audiensi. Suara masyarakat tetap dikawal sampai titik temunya. Besok jam 10.00 atau 10.30 WIB audiensi di pemkot. Yang penting ketemu dengan pemangku kebijakan," jelasnya.

Selain itu, salah satu alasan dibatalkannya aksi tersebut ialah mempertimbangkan kesehatan saat masa pandemi yang masih tinggi. Ia tidak ingin ada klaster demo ketika aksi tetap dilakukan.

"Pada intinya kita unjuk rasa agar terdengar, tapi ada jalan lebih mudah, yaitu audiensi. Kita juga memikirkan segi kesehatan, kita ga mau ada klaster demo," ujarnya.

"Intinya ada jalan lebih mudah, tidak mengumpulkan massa itu jalan terbaik. Saya ada teguran surat peringatan dari polrestabes dikirim ke saya. Surat peringatan agar tidak menimbulkan kerumunan sesuai dengan PPKM darurat, sesuai SE wali kota dan pemerintah pusat, pokoknya tidak boleh ada kerumunan," pungkas Dony.

Sumber: detik.com

Friday, March 26, 2021

Jokowi: Hentikan Perdebatan Impor Beras

HARINEWSS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk menghentikan perdebatan tentang impor beras . Polemik tersebut dinilai buruk bagi harga gabah petani.

“Saya minta hentikan perdebatan yang berkaitan dengan impor beras. Ini justru membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok,” kata Jokowi, Kamis (26/3/2021). Jokowi: Tak Ada Impor Beras sampai Juni 2021

Jokowi menegaskan hingga Juni mendatang tidak akan ada beras impor yang masuk ke Indonesia. Apalagi sudah tiga tahun tidak ada impor beras masuk ke Indonesia.

“Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia. Kita tahu sudah hampir tiga tahun ini kita tidak mengimpor beras," tandasnya.

Dia mengakui memang ada MoU dengan Thailand dan Vietnam namun hanya untuk berjaga-jaga saja. “Itu hanya untuk berjaga-jaga mengingat situasi pandemi yang penuh ketidakpastian,” ungkapnya.

Dia memastikan pemerintah akan menyerap beras dari petani melalui Bulog. Dia memerintahkan Menkeu untuk membantu penganggarannya. “Saya tahu kita memasuki masa panen. Dan harga beras di tingkat petani belum sesuai yang diharapkan,” ujarnya.

Sumber: SindoNews


Menteri Erick Sebut Pandemi Covid-19 Untungkan Indonesia

HariNewss.com - Menteri BUMN Erick Thohir mencatat, Indonesia cukup diuntungkan dengan adanya pandemi Covid-19 . Sebab, dengan pandemi Indonesia bisa mempercepat proses transformasi di sejumlah sektor.

Khususnya, memaksimalkan pasar dalam negeri agar mampu bersaing di kancah global. Potensi tersebut karena didorong oleh sumber daya alam (SDA) Indonesia yang kaya.

"Kita adalah salah satu negara yang diuntungkan karena Covid-19. Mohon maaf bukan secara pandeminya. Kalau pandemi semua negara, tapi justru karena Covid-19 ini kita punya yang selama ini tidak take advantage, posisi market kita yang besar dan sumber daya alam kita yang kaya," ujar Erick, Jumat (26/3/2021).

Khusus untuk transformasi perseroan negara, Kementerian BUMN terus berupaya agar bisnis perseroan mampu bersaing di kancah dunia. Erick meyakini proses inovasi bisnis pelat merah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Turunan lain yang tidak kalah pentingnya bahwa transformasi di BUMN, ke depannya, BUMN akan go publik, perusahaan BUMN agar mempunyai persaingan global. Ini akan menjadi pertumbuhan impactful 2-3 tahun ke depan. Seperti EV battery (kendaraan listrik) ada uang masuk dan investasi dan kita kaitkan dengan pertumbuhan daerah itu sendiri dan dirasakan nasional," tuturnya.

Dia melanjutkan, Kementerian BUMN telah meresmikan pendirian Indonesia Battery Holding (IBH). Lewat konsorsium BUMN tersebut, produksi baterai kendaraan listrik diproyeksi mencapai 140 giga watt hour (GWh). Kapasitas itu ditargetkan bisa terealisasi pada 2030 mendatang.

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, dari 140 GWh, 50 diantaranya bisa di ekspor ke luar negeri. Sementara sisanya digunakan oleh Indonesia Battery Holding (IBH) untuk memproduksi kendaraan listrik dalam negeri.

"Indonesia ingin kapasitas baterai itu kurang lebih 140 GW hour di 2030 nanti. 50 GW hour daru produksi baterai cell ini mungkin akan kami ekspor, sisanya bisa digunakan industri baterai yang akan produksi electric vehicle (EV) yang ada di Indonesia," ujar Pahala.

Untuk produksi kendaraan listrik di Indonesia, Kementerian BUMN meyakini IBH mampu memproduksi 10 juta kendaraan roda dua. Sementara roda empat di atas 2 juta. Produksi ini bisa direalisasikan pada 2030. "Besar sekali, (produksi kendaraan listrik) 10 juta untuk roda dua, dan yang roda empat itu di atas 2 juta di 2030," ungkapnya.

Sumber: SindoNews

Monday, March 1, 2021

Polda Metro Absen, Sidang Praperadilan Habib Rizieq Diundur Lagi

HARINEWSS.COM - Sidang praperadilan kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali ditunda akibat ketidakhadiran pihak termohon, yaitu Badan Reserse Kriminal Polri dan Polda Metro Jaya.

"Hakim memberikan kesempatan agar termohon dipanggil sekali lagi, dengan catatan jika tidak hadir lagi, maka persidangan akan dilanjutkan," ujar hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Suharno diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (1/3).

Dengan ketidakhadiran pihak termohon, maka hakim kembali menunda sidang hingga 8 Maret 2021.

Sebelumnya, kuasa hukum Rizieq mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kedua kalinya atas penangkapan dan penahanan terhadap kliennya dianggap tidak sah.

Pada sidang gugatan praperadilan yang pertama, hakim tunggal PN Jakarta Selatan menolak permohonan Rizieq Shihab karena penetapan tersangka dan penahanan atas kasus kerumunan di Petamburan yang dilakukan Kepolisian sudah sesuai dengan KUHAP.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan Petamburan yang terjadi pada 14 November 2020. Penyidik Polda Metro Jaya menahan tersangka pelanggaran protokol kesehatan Rizieq sejak Minggu (13/12/2020).
Sumber: Rmol.id

Ayus dan Nissa Sabyan Diam soal Tudingan Selingkuh, Zacky Mirza Ingatkan Hal Ini

HARINEWSS.COM - Ayus sudah bicara soal tudingan perselingkuhan dengan Nissa Sabyan melalui video 30 detik. Akan tetapi, Nissa Sabyan masih diam sampai saat ini.

Ustaz Zacky Mirza sebagai salah satu orang yang dekat dengan Sabyan sudah mencoba memberikan nasihat. Tapi, Zacky Mirza kembali mengingatkan semua keputusan ada di tangan Nissa Sabyan dan Ayus.

"Dalam hal ini, saya rasa mereka paling berhak untuk menentukan sikap ya. Maksudnya, saya juga berpikir bahwa seminggu juga adem sih. Ternyata makin hari, justru makin memanas," kata ustaz Zacky Mirza di kawasan Transmedia, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021).

Advertisement

"Yang amat sayangkan itu, makin banyak video-video parodi yang tersebar seperti video Ayus sama Nissa klarifikasi ternyata bukan. Itu sih sah-sah saja rezeki orang, cuma mau sampai kapan?" imbuhnya,

Ustaz Zacky Mirza mengingatkan kepada Ayus dan Nissa Sabyan harus ada kemaslahatan. Terlebih saat ini sudah jelang Ramadhan.

"Ya saya pengen semua dapat kemashalatan, lah. Sebentar lagi bulan Ramadhan sekarang sudah masuk Rajab, Syaban terus Ramadhan. Rajab ini bulannya Allah, Syaban bulannya Rasullullah, Ramadhan bulannya umat Islam harusnya kan di bulan-bulan ini dulu Rasullulah memperbanyak kebaikan-kebaikan, tapi ini justru banyak fitnah," tutur ustaz Zacky Mirza.

Ada baiknya, Nissa Sabyan bersama Ayus dan keluarga duduk bersama. Momen duduk bersama itu, dinilai bisa memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah tudingan perselingkuhan Ayus dan Nissa Sabyan.

"Ya netizen berhak memberikan komen penilaian, kalau saya sih berpikir jauh lebih baik yang bermaslahat seandainya semua pihak terkait saling duduk bareng, musyawarah, dan niat untuk cari solusi, cari maslahat sampai ke mufakat," ucapnya.

"Kira-kira poin apa saja yang bisa disampaikan ke masyarakat luas, selama ini mungkin lagi nunggu ya posisinya lagi nunggu ya. Apa sih sebenarnya yang terjadi, itu pilihan. Tinggal nanti mereka (Nissa dan Ayus) memilih," tukas ustaz Zacky Mirza.

Awal mula perselingkuhan Ayus dan Nissa Sabyan muncul dari keluarga istri Ayus, Ririe Fairus. Sampai akhirnya, adik Ayus, Fadhila Nova dan Abi membenarkan adanya hubungan spesial Ayus dan Nissa Sabyan.

Itu membuat isu perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus makin gencar. Ayah Nissa Sabyan, Komar sudah bicara dan membantah tudingan anaknya jadi selingkuhan.

"Ya kalau mereka punya pilihan lain (Ayus dan Nissa) mungkin diam itu lebih baik supaya biar nggak terus jadi fitnah, kalau ngobrol silahkan. Jadi saya rasa ada beberapa pilihan," tegas ustaz Zacky Mirza.

Sumber: Detik.com

Sunday, February 28, 2021

Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Rp699 Triliun, Ini Sorotan Dewan

HARINEWSS.COM - Komisi VI DPR RI menyoroti efektivitas penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diusung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pasalnya, dana PEN 2021 melonjak hingga Rp699,43 triliun yang sebelumnya di tahun 2020 hanya sebesar Rp695,2 triliun.

 Lantas, dalam rapat komisi VI DPR RI menilai kecepatan dan ketepatan aliran dana PEN kurang efektif, diperlukan langkah strategis dalam mengevaluasi penyaluran dana PEN di tahun sebelumnya. Terlebih, dampak program terhadap ekonomi mikro selaku ambang batas di masa pandemi Covid-19.

Anggota Komisi VI, Tommy Kurniawan, megeluhkan analisa data efektivitas dana program pemulihan ekonomi yang tidak ada. Dengan demikian, Fraksi Partai Gerindra itu berharap agar analisa data segera diperhatikan pemerintah, sehingga evaluasi strategis dapat dilakukan.

 “Analisa data efektivitas terkait penerima dengan penerima itu tidak ada, ini harus dicermati oleh pemerintah. Kalau tidak, dana PEN 2021 akan mengalami hal yang sama, tidak terlalu efektif dalam membuat pertumbuhan ekonomi,” keluhnya, dikutip dalam siaran YouTube DPR RI, Minggu (28/2/2021).

Diketahui sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, membeberkan rincian anggaran dana PEN yang mencapai Rp699,43 triliun fokus terhadap lima bidang yakni kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, insentif usaha, serta dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi.

Fokus terhadap dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi, melalui konferensi pers APBN Kita, dirincikan bahwa dana dalam dukungan tersebut senilai Rp186,81 triliun dengan fokus pada subsidi bunga UMKM Rp31,95 triliun, BPUM Rp17,34 triliun, subsidi IJP Rp8,51 triliun, PMN BUMN, LPEI, dan LPI Rp58,76 triliun, penempatan dana Rp66,99 triliun, serta dukungan lainnya Rp3,27 triliun.

 Terkait hal itu, senada dengan Tommy, Mukhtarudin turut menyuarakan ketepatan sasaran program PEN anggaran tahun 2021, ia menegaskan agar evaluasi akan segera dilakukan.

“Program pen sudah on the track tinggal efektivitasnya ke depan ataupun proses percepatan eksekusinya dan ketepatannya kepada sasaran itu yang penting untuk diperbaiki, tentu evaluasi harus dilakukan,” tandasnya.

Sumber: Fajar.co.id

News

Manfaat

Tutorial