Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat Batal, Diganti Audiensi di Pemkot Surabaya - HariNewss.com

Sunday, July 11, 2021

Seruan Aksi Tolak PPKM Darurat Batal, Diganti Audiensi di Pemkot Surabaya

HARINEWSS.COM - Seruan aksi tolak PPKM darurat di Surabaya pada Senin (12/7/2021) besok batal. Aksi tersebut dialihkan ke audiensi dengan beberapa pemangku kebijakan di Pemkot Surabaya.

"Kalau aksinya nggak jadi, tapi dialihkan ke audiensi langsung ke Pemkot Surabaya. Karena memang nggak dapat izin dari polrestabes dan saya dapat peringatan dari polres. Pada muaranya kita mau aksi Senin, ingin didengar suaranya, dan pihak pemkot menyarankan memberi ruang untuk audiensi. Ya ga papa dalam ruang diskusi dan beberapa elemen ngomong ga papa," kata Achmad Dony Korlap Seruan Aksi Surabaya Menjerit, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/7/2021).

Karena tidak mendapat izin dan diberi opsi audiensi, kata Dony, pihaknya pun menyetujui. Besok akan dilakukan audiensi di Pemkot Surabaya pukul 10.00 WIB.

"Opsinya diterima audiensi. Dari kepolisian dan pemkot menghubungi, kedua belah pihak polres dan pemkot memberi tawaran gak usah aksi tapi PMAS sendiri menyuarakan untuk audiensi dengan pemangku kebijakan," kata Dony.

"Intinya aksinya tidak dibatalkan tapi diganti audiensi. Suara masyarakat tetap dikawal sampai titik temunya. Besok jam 10.00 atau 10.30 WIB audiensi di pemkot. Yang penting ketemu dengan pemangku kebijakan," jelasnya.

Selain itu, salah satu alasan dibatalkannya aksi tersebut ialah mempertimbangkan kesehatan saat masa pandemi yang masih tinggi. Ia tidak ingin ada klaster demo ketika aksi tetap dilakukan.

"Pada intinya kita unjuk rasa agar terdengar, tapi ada jalan lebih mudah, yaitu audiensi. Kita juga memikirkan segi kesehatan, kita ga mau ada klaster demo," ujarnya.

"Intinya ada jalan lebih mudah, tidak mengumpulkan massa itu jalan terbaik. Saya ada teguran surat peringatan dari polrestabes dikirim ke saya. Surat peringatan agar tidak menimbulkan kerumunan sesuai dengan PPKM darurat, sesuai SE wali kota dan pemerintah pusat, pokoknya tidak boleh ada kerumunan," pungkas Dony.

Sumber: detik.com

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments